Sabtu, 30 Maret 2013

Prediksi Golput Pilkada Magetan 2013 Masih Besar

Angka golput diprediksi masih tinggi dalam Pilkada Magetan 2013. Ini jika mengacu ke data Pilkada 2008 dan Pilpres 2009 lalu, persentase pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya berada di kisaran 25 persen. Angka itu bisa meningkat signifikan bila KPUD Magetan minim melakukan sosialisasi untuk Wujudkan Pilkada Magetan 2013 Yang Damai dan Bersih.

‘’Sosialisasi sangat penting, peran KPUD memang cukup sentral untuk kesuksesan pilkada nanti. Jangan sampai golput tinggi lantaran kurang sosialisasi,’’ terang Joko Purnomo, pengamat politik lokal kepada Jawa Pos Radar Magetan, kemarin (4/2).

Menurut dia, warga Magetan yang absen ke TPS dalam Pilkada 2008 sebanyak 154.070 pemilih. Banyaknya golongan putih (golput) itu bukan semata karena pilihan politik. Joko juga menilai akibat sistem yang tidak jalan di tingkat penyelenggara. ‘’Persoalan teknis yang di KPUD bisa menjadi alasan warga memilih jalur golput. Kuncinya tetap berada di KPUD sebagai penyelenggara pilkada,’’ terang mantan anggota dewan itu

Joko mencontohkan, tidak akuratnya data pemilih. Tak sedikit warga yang sudah lama meninggalkan Magetan tetap mendapat undangan datang ke TPS. ‘’Sebaliknya banyak juga warga yang memiliki hak pilih tidak mendapat undangan, ini yang menjadi penyumbang terbesar tingginya golput,’’ urainya.

Figur yang bertarung dalam pilkada, imbuh Joko, juga ikut mempengaruhi angka golput. Jika ada warga merasa tidak cocok dengan tiga pasangan calon (Djoko Prabowo-Hartoto; Nanik Karsini-Sugiho Pramono; dan Sumantri-Samsi) yang kini sudah mendaftar ke KPUD, mereka enggan datang ke TPS. ‘’Visi dan misi cabup dan cawabup sangat berpengaruh menggaet pemilih,’’ ungkapnya.

Terpisah, Ketua KPUD Magetan Soerjadi menyatakan sudah berupaya maksimal untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Sosialiasi tetap menjadi motor penggerak keikutsertaan pemilih. Tak hanya melalui media reklame, petugas di PPS juga aktif turun langsung ke masyarakat. ‘’Kami sudah belajar dari pengalaman pilkada dan pilpres lalu. Untuk menekan golput memang tidak mudah karena merupakan pilihan dan hak,’’ tegasnya.

Pihaknya tak menampik jika tingginya angka golput juga dipengaruhi problem teknis. Warga luput terdata di DPT, meninggal, atau merantau. ‘’Kalau sudah di DPT pasti akan tercatat sampai pencoblosan. Nanti ada catatan-catatan sendiri dengan pemilih yang tidak menyalurkan hak suara itu,’’ tegasnya.

Tahapan yang dilakukan KPUD sementara ini masih berkutak pada pendataan daftar pemilih sementara (DPS). Calon pemilih yang sudah terdaftar sebanyak 555.605 orang. Jauh lebih sedikit dari daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada 2008 yang mencapai 595.981 orang. Selisih 40.376 orang. ‘’Pemilih yang terdaftar sekarang masih bisa mengalami perubahan. Data itu belum final, masih bisa bertambah atau mungkin berkurang,’’ pungkasnya.

Jumat, 22 Februari 2013

Tips Memilih Sepatu dan Sandal Untuk Wanita

Berbicara penampilan semua orang punya cara dan kesukaannnya sendiri, mulai dari bentuk, warna, dan bahan. nah salah satu benda yang ikut mempengaruhi penampilan bagi saya adalah sepatu ataupun sandal. sebagai wanita yang cukup suka dengan benda-benda, cukup membuat saya berlama-lama di mal atupun tempat berjualan sepatu untuk menemukan mana yang cocok, karena jujur saja, selain harga, beda rasanya kalau menemukan barang yang bener-bener klop dihati ^^.

Nah, setiap kali membeli sepatu ataupun sendal pernah beberapa kali salah memilih, yang akibatnya tidak nyaman untuk perjalanan yang panjang. dan juga pernah merasa menyesal karena merasa membuang uang dengan percuma. dan berikut ini beberap tips yang diambil dari pengalaman membeli sepatu, ala hana:

1. Disesuikan dengan kebutuhan kita
Nah disini kita harus lihat dulu seberapa butuhnya kita akan sepatu ataupun sandal yang ingin kita beli saat ini, disertai dengan kebutuhan lain yang kira-kira lebih penting dari sekedar sepatu ataupun sendal. Tidak semua orang punya uang lebih, dan kadang perlu juga untuk mengingatkan diri sendiri untuk hal yang satu ini, belajarlah untuk mendahulukan kebutuhan yang penting. Toh seberharganya diri kita bukan ditentukan dari banyaknya sepatu ataupun sandal yang kita punya.

2. Pastikan isi Kantong kita
Nah kalau memang ternyata butuh banget, nyok selanjutnya kita lihat isi kantong kita, dengan tetap perhatikan kebutuhan lain juga, artinya sepatu ataupun sandal yang dibeli tidak harus mahal. Tapi misalkan menyukai beberapa merk tertentu bisa direncanakan jauh-jauh hari dan mulai menabung.

3. Mulailah pencarian
Setelah memastikan isi kantong, mari kita melakukan pencarian :p. pemilihan tempat juga tidak selamanya harus di mal atau tempat-tempat tertentu yang kelihatan mentereng, pasar pun bisa menjadi salah satu alternatif. karena kadang apa yang ada di mal juga bisa ditemukan di pasar dan harganya lebih miring. tapi misalkan g sempat ke pasar ya sudah mari mencari di mal. Ada satu hal juga yang g semua orang tahu, kalau beberapa counter di mal itu bisa di tawar jadi mari jangan malu untuk menawar, tapi juga jangan keterlaluan menawarnya dan tetep ingat ini mal bukan pasar.

Dalam tahap mencari, setiap orang punya kebiasaannya masing-masing. ada yang dari awal dah menentukan mau cari yang kayak apa dan tidak berlama-lama, tapi ada yang membutuhkan waktu yang lama untuk mencari. Yang tak kalah penting adalah tetap enjoy dalam tahap pencarian akan lebih baik hehehe

4. Cocokan dengan kaki
Nah tahap yang ini termasuk penting. Ingat memilih sepatu ataupun sandal  itu banyak sekali yang harus diperhatikan. Kalau boleh buat istilah ni yaaaa…. “jangan samakan kakimu dengan kakiku” hehehe. perhatikan bentuk kaki kita, apakah kaki kita itu bentuknya bulat, kotak ataupun runcing serta apakah kaki kita ini termasuk yang lebar atau tidak. perhatikan juga jari-jari kita, apakah panjang atau kecil imut-imut.

itu akan mempengaruhi kenyamanan kita saat mengenakan sepatu atau sandal tersebut. bukan hanya nyaman dipakai, nyaman untuk dipandang :p. Misal yang pertama, kalau sepatu yang kita pilih itu tertutup, perhatikan bentuk ujungnya, rapi atau tidak, simetris atau tidak antara yang kanan dan kiri kalau sudah, silahkan disesuaikan dengan bentuk kaki kita, jangan sampai itu menyakitkan jari-jari kita. Bila yang dipilih sepatu atau sandal yang terbuka, maka perhatian pertama adalah bagaimana bentuk jari-jari kita, jangan memilih yang runcing bila jari kita itu pendek dan gendut.

Jangan paksakan bila kaki kita termasuk kaki yang lebar dengan memilih sepatu ataupun sendal yang ramping. ini pun sangat tidak enak untuk dilihat. setelah itu perhatikan bentuk atau pun model dari sepatu ataupun sandal yang dipilih. karena kadang model yang hampir sama belum tentu tetap bagus di kaki kita.

5. Cobalah berjalan dengan Sepatu ataupun sandal tersebut
kadang kala waktu dipakai awal, terasa nyaman, tapi blm tentu selanjutnya. jadi cobalah berjalan dengan sepatu tersebut. rasakan betul bagaimana rasanya, hehehehe. dulu saya pernah mencoba sepatu yang sangat bagus mulai dari bentuk dan juga haknya nyaman sekali, tapi waktu hendak mencoba (diambil yang dari dalam) saya merasa ada yang aneh, terutama yang sebelah kanan, kayak ringkih banget bahannya, tumpuan bagian jari kayak patah-patah. dan inilah yang harus juga berani dilakukan, jangan takut untuk berkata “waduh maaf yang ini g jadi”. dan mencoba lagi yang lain.
intinya pastikan sepatu itu nyaman untuk dipakai saat beraktifitas.

6. Cek kambali sepatu ataupun sandal tersebut
nah misalkan sudah okey nih, g ada salahnya perhatikan dengan teliti sepatu atau sandal yang dipilih, jagan terlewatkan satupun. jangan sampai ada cacat yang terlewatkan. perhatikan jahitan, kerapian dan sebagainya.

okay deh semoga ini bermanfaat. memilih sepatu dan sendal itu juga perlu cermat, karena itu akan mempengaruhi kita saat beraktifitas, dan jangan lupa sertakan Percaya Diri, karena itu akan membuat semuanya semakin nyaman. jangan takut untuk mencoba sesutau yang baru selama itu pantas. kalau merasa aneh, mungkin hanya karena kebiasaan saja. ehmmm dan jangan lupa belanjalah dengan cermat dan perhatiakan segala aspek, INGAT BERHARGANYAKITA BUKAN DITENTUKAN DARI SEBERAPA BANYAK SEPATU YANG KITA PUNYA ATAU MERK APA YANG KITA PUNYA.